Pada tanggal 25 Mei 2011 Puskesmas Kedungtuban mengadakan siaran keliling dalam rangka pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue di Desa Kalen & Desa kedungtuban.Kedua desa tersebut merupakan desa endemis demam berdarah ,artinya sudah tiga tahun berturut turut terjadi kasus Demam Berdarah di desa tersebut. Dengan menggunakan mobil Puskesmas Keliling dengan di komando oleh Koordinator DBD Puskesmas Kedungtuban, Joko Dwiyanto mengajak kepada masyarakat desa Kalen dan Desa Kedungtuban untuk mengadakan PSN ( PENCEGAHAN SARANG NYAMUK ) dengan cara 3M : Menguras tempat penampungan air,menutup tempat penampungan air,dan mengubur barang - barang bekas.Menurut joko Dwiyanto dengan adanya siaran keliling masyarakat bisa sadar tentang kebersihan lingkungan terutama mengadakan PSN dengan Cara 3M , sehingga kasus Demam Berdarah bisa dicegah di wilayah Kedungtuban.Jangan lupa 3M.
Alamat :jalan raya Cepu - Randulatung km 12 desa Ngraho kec.Kedungtuban kab Blora Email:puskesmaskedungtuban@yahoo.co.id
SELAMAT DATANG DI PUSKESMAS KEDUNGTUBAN
Puskesmas Kedungtuban beralamat di jalan Raya Cepu - Blora Km 12.Berdiri sejak tahun 1973.Wilayah kami meliputi 10 desa.Minimnya sarana kesehatan merupakan tantangan bagi kami.Semoga dengan adanya blog ini bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak.
Senin, 30 Mei 2011
KELAS IBU HAMIL DI DESA GALUK
Pada tanggal 14 mei 2011 Puskesmas Kedungtuban mengadakan kelas ibu hamil di desa Galuk.Desa Galuk merupakan salah satu desa di wilayah kecamatan Kedungtuban yang letaknya terpencil.Terletak di sebelah utara berbatasan dengan desa Temenggeng Kec Sambong,jarak dari Puskesmas Kedungtuban sekitar 10 Km,ditempuh selama 40 menit karena medan yg sulit.Kelas Ibu Hamil ini dihadiri oleh 12 orang ibu hamil.Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk belajar kelompok tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu - ibu mengenai kehamilan , perawatan nifas, dan perawatan bayi baru lahir,melalui praktik dengan menggunakan buku KIA ( KESEHATAN IBU DAN ANAK ).Manfaaat kelas ibu hamil antara lain 1) Supaya ibu mengetahui tentang kelas ibu hamil. 2)Supaya ibu dapat mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari - hari. 3)Menambah wawasan keluarga tentang kelas ibu hamil.Para ibu hamil cukup antusias mengikuti kelas ibu hamil terutama waktu di jelaskan tentang kehamilan,perubahan tubuh selama kehamilan,berbagai keluhan saat hamil & cara mengatasinya,gizi ,anemia,tanda bahaya persalinan, dan perencanaan persalinan serta Keluarga Berencana.Selain itu juga dilakukan pemeriksaan kehamilan oleh bidan puskesmas dan pemeriksaan gol darah.Menurut koordinator KIA puskesmas Kedungtuban Siti Azizah, penyelenggaraan kelas ibu hamil ini bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu dan kematian bayi di wilayah Kecamatan Kedungtuban dalam rangka mencapai tujuan MDGS.
Senin, 09 Mei 2011
VISI dan MISI PUSKESMAS KEDUNGTUBAN
Visi: "Terwujudnya masyarakat Kedungtuban dengan Lingkungan dan Perilaku Hidup Sehat"
Misi:
1. Meningkatkan sistem surveilans, monitoring, dan informasi kesehatan
2. Meningkatkan kualitas pelayanan baik di dalam maupun luar gedung
3. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat
Slogan:
W : Wujudkan Kedungtuban sehat
A : Ajak masyarakat berpartisipasi
R : Rame-rame PSN
A : Ayo ke Posyandu
S : Selamatkan bayi, bumil, dan pasien beresiko
Misi:
1. Meningkatkan sistem surveilans, monitoring, dan informasi kesehatan
2. Meningkatkan kualitas pelayanan baik di dalam maupun luar gedung
3. Menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat
Slogan:
W : Wujudkan Kedungtuban sehat
A : Ajak masyarakat berpartisipasi
R : Rame-rame PSN
A : Ayo ke Posyandu
S : Selamatkan bayi, bumil, dan pasien beresiko
Kamis, 05 Mei 2011
DEMAM BERDARAH DENGUE
PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) {bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)} adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya seperti Bidan dan Pak Mantri ;-) seringkali salah dalam penegakkan diagnosa, karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Tipes (Typhoid).
Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue
Masa tunas / inkubasi selama 3 - 15 hari sejak seseorang terserang virus dengue, Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut :
1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari (38 - 40 derajat Celsius).
2. Pada pemeriksaan uji torniquet, tampak adanya jentik (puspura) perdarahan.
3. Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva), Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.
4. Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali).
5. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.
6. Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 - 7 terjadi penurunan trombosit dibawah 100.000 /mm3 (Trombositopeni), terjadi peningkatan nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi).
7. Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan (anoreksia), sakit perut, diare, menggigil, kejang dan sakit kepala.
8. Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi.
9. Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada persendian.
10.Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.
Proses Penularan Penyakit Demam Berdarah Dengue
Penyebaran penyakit DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, sehingga pada wilayah yang sudah diketahui adanya serangan penyakit DBD akan mungkin ada penderita lainnya bahkan akan dapat menyebabkan wabah yang luar biasa bagi penduduk disekitarnya.
Pengobatan Penyakit Demam Berdarah
Fokus pengobatan pada penderita penyakit DBD adalah mengatasi perdarahan, mencegah atau mengatasi keadaan syok/presyok, yaitu dengan mengusahakan agar penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
Penambahan cairan tubuh melalui infus (intravena) mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis. Selanjutnya adalah pemberian obat-obatan terhadap keluhan yang timbul, misalnya :
- Paracetamol membantu menurunkan demam
- Garam elektrolit (oralit) jika disertai diare
- Antibiotik berguna untuk mencegah infeksi sekunder
Lakukan kompress dingin, tidak perlu dengan es karena bisa berdampak syok. Bahkan beberapa tim medis menyarankan kompres dapat dilakukan dengan alkohol. Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena dan peningkatan nilai trombosit darah.
Pencegahan Penyakit Demam Berdarah
Pencegahan dilakukan dengan menghindari gigitan nyamuk diwaktu pagi sampai sore, karena nyamuk aedes aktif di siang hari (bukan malam hari). Misalnya hindarkan berada di lokasi yang banyak nyamuknya di siang hari, terutama di daerah yang ada penderita DBD nya. Beberapa cara yang paling efektif dalam mencegah penyakit DBD melalui metode pengontrolan atau pengendalian vektornya adalah :
1. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), pengelolaan sampah padat, modifikasi tempat. perkembangbiakan nyamuk hasil samping kegiatan manusia, dan perbaikan desain rumah.
2. Pemeliharaan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang) pada tempat air kolam, dan bakteri (Bt.H-14).
3. Pengasapan/fogging (dengan menggunakan malathion dan fenthion).
4. Memberikan bubuk abate (temephos) pada tempat-tempat penampungan air seperti, gentong air, vas bunga, kolam, dan lain-lain.
INGAT ! foging hanya membunuh nyamuk dewasa,PSN lebih efektif dan lebih murah dalam pemberantasan demam berdarah !
Langganan:
Postingan (Atom)